Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji kelayakan media gambar dan angka untuk mengenalkan bilangan cacah pada anak tunagrahita kelas I di SLB Negeri 1 Demak. Metode yang digunakan ialah Research and Development (R&D) Sugiyono (2019) yang mencakup potensi–masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi ahli, revisi, uji coba terbatas, dan uji coba pemakaian. Intervensi berlangsung delapan hari (3–10 Juni 2025) terhadap satu peserta didik tunagrahita ringan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif‑kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menurut Miles & Huberman. Hasil menunjukkan bahwa paket media yang terdiri atas stik bergambar, gelas angka, lembar menebalkan angka, dan lembar penjodohan angka‑gambar layak dan efektif meningkatkan kemampuan mengenal bilangan cacah 1–10, fokus, partisipasi aktif, dan ketekunan belajar peserta. Kekuatan penelitian terletak pada penggunaan media konkret visual‑kinestetik yang sesuai karakteristik anak tunagrahita, sementara keterbatasannya adalah ukuran sampel tunggal dan durasi intervensi singkat sehingga generalisasi temuan memerlukan penelitian lanjutan dengan sampel dan waktu yang lebih luas.
Copyrights © 2025