Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi pendekatan teori belajar konstruktivisme melalui model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Teori konstruktivisme berfokus pada proses aktif siswa dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman dan interaksi sosial, sementara PjBL menghadirkan pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pengumpulan data melalui observasi aktivitas siswa, wawancara guru dan peserta didik, tes hasil belajar, serta angket respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas V SDN 66 Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi konstruktivisme melalui PjBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, dengan peningkatan nilai rata-rata dari 66,2 menjadi 82,5. Selain itu, observasi menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar dan kolaborasi antarsiswa. Wawancara dan angket juga mengungkapkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih termotivasi, memahami materi dengan lebih baik, dan senang belajar melalui proyek. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan konstruktivisme yang diimplementasikan melalui PjBL mampu menghadirkan pembelajaran IPS yang bermakna dan membangun keterampilan abad ke-21. Diperlukan pelatihan guru dan pengembangan perangkat ajar berbasis proyek untuk mendukung keberlanjutan implementasi model ini.
Copyrights © 2025