Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap cara masyarakat, khususnya remaja, mengakses dan mengonsumsi informasi. Namun, kemudahan ini juga diiringi dengan maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat menyesatkan dan memecah belah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat, terutama di kalangan remaja, mengenai bahaya hoaks dan pentingnya literasi media digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi melalui pendekatan partisipatif dengan media presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi pengecekan fakta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja terhadap cara mengenali dan menangkal hoaks serta meningkatnya kemampuan kritis mereka dalam menyaring informasi digital. Literasi media digital menjadi kunci utama dalam membangun generasi muda yang tanggap, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.
Copyrights © 2025