Perkembangan sosial-emosional anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kualitas pengasuhan dalam keluarga, terutama pasca perceraian orang tua. Co-parenting, yaitu kerja sama pengasuhan pasca perceraian, berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak berbagai tipe Co-parenting terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan dua anak usia lima tahun sebagai subjek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi dampak tiap tipe Co-parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola Co-parenting seperti conflicted parenting dan parallel parenting berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional anak, sementara shared parenting memberikan dampak positif pada interaksi sosial dan regulasi emosi anak. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan Komunikasi yang efektif antara orang tua pasca perceraian serta merekomendasikan pengembangan program parenting di PAUD sebagai intervensi strategis dalam meningkatkan kualitas pengasuhan.
Copyrights © 2025