Sibling rivalry merupakan isu penting dalam dinamika keluarga yang berdampak langsung pada perkembangan emosional, sosial, dan psikologis anak. Persaingan ini umumnya dipicu oleh pola asuh tidak adil, perbedaan gender, dan jarak kelahiran yang terlalu dekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna sibling rivalry berdasarkan pengalaman orang tua dalam konteks keluarga muda dengan pendidikan rendah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi literatur. Data dikumpulkan melalui pencarian sistematis dan dianalisis secara tematik berdasarkan subjek, temuan, dan keterkaitan antar artikel. Hasil menunjukkan bahwa sibling rivalry cenderung lebih intens pada anak-anak yang diasuh secara otoriter atau permisif, serta pada keluarga dengan keterbatasan pendidikan. Rivalitas ini dapat menyebabkan stres, agresivitas, dan gangguan relasi sosial pada anak. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan pengetahuan dan keterampilan pengasuhan, terutama bagi orang tua muda.
Copyrights © 2025