Krisis lingkungan yang semakin mengkhawatirkan menuntut adanya peningkatan literasi konservasi, terutama di kalangan generasi muda. Literasi konservasi tidak hanya mencakup pemahaman terhadap konsep lingkungan, tetapi juga kesadaran dan tindakan nyata dalam upaya pelestarian alam. Cagar Alam Rawa Danau, sebagai kawasan konservasi di Banten yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi, memiliki potensi besar sebagai sumber belajar kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas e-modul berbasis keanekaragaman hayati di Cagar Alam Rawa Danau dalam meningkatkan literasi konservasi siswa SMA. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control Group Design, melibatkan dua kelas X sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian terdiri dari tes literasi konservasi (pretest dan posttest), angket persepsi, dan lembar observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam literasi konservasi dengan nilai signifikansi p < 0,001, sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan yang berarti (p = 0,078). Rata-rata skor peningkatan pada kelompok eksperimen sebesar 22,4 poin, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat 6,3 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan e-modul kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman, kepedulian, dan aksi siswa terhadap konservasi lingkungan
Copyrights © 2025