Latar Belakang: Berdasarkan laporan Bulanan Puskesmas Anyar data kasus angka kejadian ikutan pasca imunisasi dari bulan Januari-September tahun 2024 sebanyak 0 namun ada 224 anak mengalami demam fisilogis selama 2 hari pasca imunisasi DPT yaitu sebesar 78%. Sedangkan di Posyandu Mawar pada setiap bulan januari – September sebayak 87 bayi yang datang untuk melakukan imunisasi dan 80% mengalami demam selama 2 hari setelah mendapatkan imunisasi DPT-Hb HIB. Salah satu alternatif penurunan demam tersebut,bisa dilakukan dengan 2 cara yakni dengan memberikan kompres bawang merah dan kompres lidah buaya. Tujuan: Untuk memberikan asuhan kebidanan serta mengkaji efektifitas kompres bawang merah dan daun lidah buaya terhadap penurunanan demam pasca imunisasi DPT Hb-Hib di Posyandu Mawar, Desa Mekarsari Tahun 2025 Metodologi: Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel yang digunsakan sebanyak 2 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling Hasil Penelitian: By. F sebelum diberikan kompres bawang merah mengalami demam dengan suhu tubuh 37,9℃ dan setelah diberikan kompres mengalami penurunan demam dengan suhu tubuh menjadi 36,7℃. By. A sebelum diberikan kompres lidah buaya mengalami demam dengan suhu tubuh 38,1℃ dan setelah diberikan kompres lidah buaya mengalami penurunan demam dengan suhu tubuh menjadi 36,5℃. Secara umum kompres lidah buaya lebih efektif dengan selisih penurunan suhu sebesar 0,80C pada kunjungan hari ke 2 dan dengan selisih penurunan suhu sebesar 0,80C pada kunjungan hari ke 3.
Copyrights © 2025