Kemunduran nilai integritas di berbagai aspek kehidupan menuntut adanya strategi pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna. Cerita rakyat sebagai warisan budaya lokal menyimpan potensi besar dalam mentransmisikan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai pendidikan karakter integritas dalam cerita rakyat Kyai Telingsing dari Kudus. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik baca, simak, dan catat terhadap penggalan-penggalan cerita dalam buku “Cerita Rakyat Pesisir Timur” karya Mohammad Kanzunnudin. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa alur, tokoh, dan konflik dalam cerita tersebut merepresentasikan lima sub-nilai integritas: kejujuran, komitmen moral, tanggung jawab, keteladanan, dan penghargaan terhadap martabat individu. Nilai-nilai ini dihadirkan secara naratif melalui tindakan dan pilihan moral tokoh utama, menjadikan cerita Kyai Telingsing sebagai media yang efektif dalam penguatan pendidikan karakter di satuan pendidikan dasar. Cerita ini juga menjadi sarana edukatif yang memperkuat identitas budaya dan spiritualitas peserta didik.
Copyrights © 2025