Obstructive Sleep Apnea Syndrome (OSA) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sering terjadi dan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan jangka panjang. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang tingkat pengetahuan masyarakat di puskesmas Kota Malang tentang OSA sebagai upaya preventif untuk deteksi dini dan penatalaksanaan dini OSA. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah subjek sebanyak 100 subjek. Tingkat pengetahuan masyarakat diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya kemudian dibagi menjadi baik, sedang dan buruk. Analisis statistik menggunakan korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi p<0,05. subjek berjumlah 100 orang yang terdiri dari 52% laki-laki dan 48% perempuan. Sebagian besar subjek berusia < 50 tahun (80%) dengan tingkat pendidikan sarjana (76%). Tingkat pengetahuan tidak berkorelasi dengan jenis kelamin (r = -0,041, p = 0,682), usia (r = 0,144, p = 0,151), dan tingkat pendidikan (r = 0,109, p = 0,282). Pada penelitian ini didapatkan sebagian besar tingkat pengetahuan subjek baik dan tidak berkorelasi dengan jenis kelamin, usia, dan tingkat pendidikan.Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Obstructive Sleep Apnea, Masyarakat Kota Malang.
Copyrights © 2025