Pertanian berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, serta menurunkan angka kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja di pedesaan. Namun, hingga kini, sektor pertanian Indonesia masih menghadapi tantangan klasik seperti rendahnya produktivitas, minimnya regenerasi petani, keterbatasan akses teknologi, dan inefisiensi distribusi hasil pertanian. Tujuan dari kajian ini yaitu: (1) Mengenali hambatan dan tantangan yang ada dalam pelaksanaan kebijakan pertanian; (2) Membahas secara komprehensif terkait dengan tantangan pertanian di era revolusi industri 4.0 serta langkah dalam menanggulanginya. Dalam kajian ini menggunakan tehnik studi kepustakaan dengan metode konsep analisis menurut William Dunn. Transformasi pertanian Indonesia menuju era Revolusi Industri 4.0 telah menunjukkan langkah awal yang signifikan melalui berbagai kebijakan digitalisasi, penguatan kapasitas petani milenial, modernisasi alat mesin pertanian, serta pengembangan sistem informasi berbasis teknologi seperti SIPINDO, e-PPL, dan Agriculture War Room (AWR). Petani milenial terbukti lebih adaptif terhadap inovasi digital, dan program pelatihan teknologi 4.0 telah memberikan hasil positif meskipun cakupannya masih terbatas.
Copyrights © 2025