Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam

Konstitusi Madinah Dalam Membangun Civil Society

Ibrahim, Faiz (Unknown)
Wakhid, Ali Abdul (Unknown)
Suhandi, Suhandi (Unknown)
Shomad, Bukhori Abdul (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jul 2020

Abstract

Abstract: The Constitution of Medina is the most important element in the establishment of Civil Society. This constitution by the collective consensus of the population of Medina as a common reference in multicultural social life, that is diverse in religion, race, ethnic and nation. This constitution was formed to create social integration after the migration of the Prophet Muhammad SAW to Medina and anticipating the emergence of different interests which often triggers horizontal conflicts caused by tribal fanaticism and religion underlying the social life of Medina. The study of this article is qualitative – descriptive with a historical approach. This study seeks to explore the values contained in the Medina Charter by reflecting the values of leadership of the Prophet  Muhammad SAW Medina Period. The result of the study found that: the Constitution of Medina is a Charter of peace to unite the tribes that are still tribal and often in conflict which is contained in the policies and principles of the state ot the Prophet Muhammad SAW that are democratic and humane in the frame of spirituality by upholding the values of brotherhood, openness, equality of right, respect for human right and law enforcement.Keywords: Medina Constitution, Pluralistic Society, Civil Society Abstrak: Konstitusi Madinah merupakan unsur terpenting tegaknya Masyarakat Madani. Konstitusi ini terbentuk atas konsensus kolektif penduduk Madinah sebagai rujukan bersama dalam kehidupan bemasyarakat yang multikultural yang beragam agama, ras, suku dan bangsa. Konstitusi ini dibentuk untuk menciptakan integrasi sosial Masyarakat pasca hijrah Nabi Muhammad Saw ke Madinah dan mengantisipasi munculnya perbedaan kepentingan yang sering memicu konflik horizontal yang disebabkan fanatisme kesukuan dan agama yang melatarbelakangi kehidupan sosial Masyarakat Madinah. Studi artikel ini yaitu kualitatif-deskriptif dengan pendekatan sejarah. Studi ini berusaha mengeksplorasi nilai-nilai yang termaktub dalam Piagam Madinah dengan merefleksikan nilai-nilai kepemimpinan Nabi Muhammad SAW Periode Madinah. Hasil penelitian mendapatkan bahwa; Konstitusi Madinah merupakan Piagam perdamaian untuk menyatukan kabilah atau suku-suku yang masih bersifat kesukuan dan sering berada dalam konflik yang termaktub di dalamnya kebijakkan dan prinsip kenegaraan Nabi Muhammad Saw yang demokratis dan manusiawi dalam bingkai spritualitas dengan menegakkan nilai-nilai persaudaraan, keterbukaan, persamaan hak, penghormatan hak-hak asasi manusia, dan penegakan hukum.Kata Kunci: Konstitusi Madinah, Masyarakat Pluralistik, Masyarakat Madani

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

TAPIs

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jurnal Tapis membahas tentang tema-tema politik, pemerintahan dan isu-isu ...