Jurnal Marine Inside
Vol. 7 No. 2 (2025)

Peran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dalam penanganan pencemaran minyak di Pelabuhan Panjang

Nawawi, Cholis Imam (Unknown)
Bintari, Pramudyasari Nur (Unknown)
Bhakti, Try Ananda Yusma (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2025

Abstract

Pencemaran minyak di wilayah pelabuhan merupakan permasalahan lingkungan maritim yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis, sosial, dan ekonomi yang signifikan. Pelabuhan Panjang sebagai salah satu pelabuhan strategis di Indonesia memiliki intensitas aktivitas kapal dan bongkar muat yang tinggi, sehingga meningkatkan risiko terjadinya pencemaran minyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang dalam penanganan pencemaran minyak di wilayah Pelabuhan Panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur dengan pihak terkait, serta studi dokumentasi terhadap peraturan dan laporan penanganan pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSOP Kelas I Panjang berperan sebagai regulator, koordinator, dan pengawas dalam penanganan pencemaran minyak, yang diwujudkan melalui pemeriksaan dokumen dan peralatan pencegahan pencemaran, koordinasi lintas instansi, serta pengawasan pelaksanaan penanggulangan tumpahan minyak. Penanganan pencemaran minyak dilakukan melalui metode fisika, kimia, dan biologi sesuai dengan ketentuan nasional dan konvensi internasional. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa potensi kesalahan manusia dan keterbatasan kesiapsiagaan operasional. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penguatan sistem pengawasan dan peningkatan efektivitas penanganan pencemaran minyak di pelabuhan. Oil pollution in port areas represents a critical maritime environmental issue with significant ecological, social, and economic impacts. Panjang Port, as one of Indonesia’s strategic ports, experiences intensive shipping and cargo handling activities, which increase the risk of oil pollution incidents. This study aims to analyze the role of the Harbourmaster and Port Authority Office (KSOP) Class I Panjang in managing oil pollution at Panjang Port. A qualitative research approach with a descriptive-analytical method was employed. Data were collected through field observations, structured interviews with relevant stakeholders, and document analysis of regulations and pollution response reports. The findings indicate that KSOP Class I Panjang plays a crucial role as a regulator, coordinator, and supervisor in oil pollution management, implemented through document and equipment inspections, inter-agency coordination, and oversight of oil spill response operations. Oil pollution management is carried out using physical, chemical, and biological methods in accordance with national regulations and international conventions. Nevertheless, challenges remain, particularly related to human error and operational preparedness. This study is expected to contribute to strengthening port environmental governance and improving the effectiveness of oil pollution management in port areas.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ejmi

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Engineering Mechanical Engineering Transportation

Description

Jurnal Marine Inside adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dan dikelola oleh Politeknik Pelayaran Banten. Jurnal ini merupakan media sarana publikasi berbagai macam penelitian dan pengembangannya di bidang Nautika, Permesinan Kapal, dan Manajemen Transportasi ...