Uji Kompetensi Keahlian merupakan rangkaian penilaian mengukur ketercapaian kemampuan dan kompetensi di SMK. Peserta didik mudah mengeksplorasi informasi melalui internet, kurangnya literasi digital membuat pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) menjadi kurang efektif dan tidak berkelanjutan. Kebiasaan menganggap remeh kepenulisan terutama pengembangan teks, menyebabkan UKK menghadapi kendala. Kesulitan keterbatasan informasi untuk konten UKK, memaksa mereka harus eksplorasi dan mengolah informasi melalui AI. Artikel ini mengkaji mengenai pelaksanaan eksplorasi Artificial Intelligence dalam UKK dan hubungan eksplorasi Artificial Intelligence dengan literasi digital dalam UKK DKV SMK Tamansiswa Jetis Yogyakarta. Pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode field research. Paket 3. Content Creator Junior dipilih membuat konten UKK bertema makanan. Pembekalan dan latihan disarankan eksplorasi Artificial Intelligence dimanfaatkan sebaik mungkin dalam UKK. Hari pertama AI dimanfaatkan untuk mencari tulisan persuasi dan riset konten poster. UKK kedua AI dimanfaatkan mencari informasi gizi, sejarah, filosofi, asal usul, ciri khas, manfaat, komparasi, perkembangan, dan fakta unik konten infografis. UKK ketiga AI dimanfaatkan membuat tulisan ajakan, mencari referensi video, dan menghilangkan background video. UKK keempat memanfaatkan AI untuk caption sosial media dan presentasi. Eksplorasi Artificial Intelligence meningkatkan daya literasi digital melalui proses membaca, memahami, memilah, menyaring, memodifikasi dan menuliskan kembali. Dampak positif kreativitas, daya pikir kritis, dan analisa informasi meningkat.
Copyrights © 2025