Penelitian ini meneliti transformasi peran gender dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam keluarga kelas menengah di Medan, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis dan analisis tematik, penelitian ini melibatkan wawancara dengan tiga generasi, kakek-nenek, orang tua, dan anak-anak dewasa, dari keluarga Batak, Tionghoa, Melayu, dan Jawa. Temuan menunjukkan adanya pergeseran bertahap dari struktur patriarki ke dinamika yang lebih egaliter, terutama di kalangan generasi muda. Faktor-faktor seperti pendidikan, rumah tangga berpenghasilan ganda, dan urbanisasi berkontribusi terhadap pergeseran ini, di samping perubahan ekspektasi budaya. Perempuan semakin berpartisipasi dalam keputusan keuangan, yang menandakan penyeimbangan kembali otoritas domestik. Meskipun terdapat perbedaan budaya di antara kelompok etnis, tren bersama menuju kesetaraan gender terlihat jelas. Perubahan ini meningkatkan komunikasi keluarga, rasa saling menghormati, dan kohesi. Studi ini menyimpulkan bahwa peran gender yang berkembang mencerminkan modernisasi masyarakat dan praktik budaya adaptif, yang menunjukkan definisi ulang yang lebih luas tentang hubungan kekuasaan keluarga dalam konteks perkotaan Indonesia.
Copyrights © 2025