Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep etnomatematika pada bangunan Masjid Al-Karomah Syekh Syarief Abdurrahman di Cirebon, Jawa Barat. Masjid ini tidak hanya memiliki nilai spiritual tinggi, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan pengetahuan lokal yang diwariskan turun-temurun. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan juru kunci masjid, dokumentasi foto, dan catatan lapangan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkap penerapan unsur-unsur matematika dalam struktur arsitektur masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep matematika diterapkan secara alami dalam berbagai elemen bangunan. Konsep geometri tampak pada bentuk bangun datar dan ruang, seperti pola lantai persegi panjang, kubah setengah bola, dan ornamen ukiran yang menunjukkan prinsip simetri. Transformasi geometri seperti refleksi, rotasi, dan translasi juga tampak dalam susunan dan pola hiasan di bagian dalam maupun luar masjid. Selain itu, konsep rasio dan proporsi pada perancangan menunjukkan adanya pemahaman mendalam masyarakat terhadap estetika dan keseimbangan matematis. Masjid ini menjadi contoh nyata integrasi antara nilai religius, budaya, dan ilmu matematika dalam bentuk arsitektur.
Copyrights © 2025