Matematika adalah mata pelajaran yang membutuhkan strategi khusus untuk membuat siswa tertarik dan memahaminya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu guru dalam proses belajar mengajar dan menguji kinerja motion graphic sebagai media pembelajaran dengan menggunakan desain satu group pre-test-post-test. Penelitian ini melibatkan 35 siswa kelas 10 dari SMA Kristen Immanuel di Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Motion graphic dapat membantu siswa belajar trigonometri. Studi ini menggunakan villamil molina yang terdiri dari 5 tahapan produksi dimulai dari tahapan development, pra-produksi, produksi, post-produksi dan delivery. Motion graphic sebagai media pembelajaran sangat efektif ketika digunakan dengan media eksperimental. H0 ditolak dan H1 diterima karena hasil daftar distribusi t dengan taraf sifikansi pada 0.05 dan db = 35-1. Nilai t tabel adalah 2.03, dan nilai t hitung adalah 8,99 lebih besar dari t tabel. Oleh karena itu, hipotesis menunjukkan bahwa cara siswa memahami Trigonometri setelah melihat video motion graphic berubah.
Copyrights © 2025