Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut orang tua untuk mengembangkan pola pengasuhan yang adaptif terhadap tantangan era digital. Namun, masih banyak orang tua yang memiliki literasi digital rendah dan belum memahami pentingnya peran aktif mereka dalam mendampingi anak di dunia maya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas orang tua dalam menerapkan konsep Techno Parenting melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di Desa Suanae, Kabupaten Bima, dengan melibatkan 45 peserta yang terdiri dari orang tua, guru, dan tokoh masyarakat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi kelompok, simulasi penggunaan teknologi, serta evaluasi pre dan post. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai risiko digital, pentingnya komunikasi terbuka dengan anak, serta penggunaan teknologi secara sehat dan terarah. Temuan ini memperkuat urgensi integrasi nilai-nilai lokal dan literasi digital dalam membangun pola asuh yang reflektif dan kontekstual di tengah arus digitalisasi keluarga.
Copyrights © 2025