Pendidikan jasmani anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk keterampilan motorik dasar, yang menjadi fondasi utama perkembangan fisik dan kognitif anak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji perkembangan gerak dasar anak usia dini melalui pendidikan jasmani yang berbasis kearifan lokal, khususnya melalui permainan tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan penyebaran angket dan observasi perkembangan motorik anak usia 4-6 tahun di beberapa lembaga PAUD di Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan berbasis kearifan lokal, seperti egrang, galah asin, dan congklak, mampu merangsang koordinasi motorik kasar dan halus anak secara alami dan menyenangkan. Rata-rata skor perkembangan motorik anak berada dalam kategori baik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran jasmani berbasis budaya lokal sebagai strategi efektif untuk mengembangkan gerak dasar anak usia dini
Copyrights © 2025