Letaknya di khatulistiwa, tiga lempeng tektonik aktif, dan serangkaian gunung berapi aktif yang membentuk Cincin Api, Indonesia rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami.. Gempa bumi yang terjadi tahun 2006 di Yogyakarta mengakibatkan banyaknya korban jiwa, seperti yang terjadi di rumah sakit jiwa grhasia menyebabkan 77 pasien menjalani rawat inap, dan 49 pasien sudah bisa dilakukan rawat jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sikap tenaga medis di Rumah Sakit Jiwa Grhasia berhubungan dengan tingkat kesiapsiagaan mereka terhadap gempa bumi. Studi ini menggunakan metodologi cross-sectional dan bersifat kuantitatif. Dengan menggunakan sampling purposif dan survei sikap dan kesiapan sebagai alat, 73 tenaga kesehatan menjadi sampel. Uji korelasi rank Spearman digunakan untuk analisis bivariat. Berdasarkan temuan, sebagian besar responden sangat siap (93,2%) dan memiliki sikap positif (56,2%). Dengan nilai p 0,040 < 0,05 dan koefisien korelasi 0,241, uji korelasi rank Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sikap terhadap kesiapsiagaan bencana, menunjukkan hubungan (sedang) dengan tren positif. Pendapat tenaga kesehatan di RSJ Grhasia tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi secara signifikan terkait. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan pelatihan dan simulasi bencana secara berkala untuk meningkatkan kesiapsiagaan tenaga kesehatan.
Copyrights © 2025