Pemilih pemula memiliki peranan penting dalam pembentukan demokrasi yang sehat. Namun, rendahnya tingkat literasi politik dan minimnya pengalaman berpartisipasi dalam pemilu menjadi tantangan utama. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pemilih pemula melalui edukasi komunikasi politik serta simulasi teknik pemungutan dan perhitungan suara. Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, dengan peserta sebanyak 20 pemuda-pemudi berusia 17–21 tahun. Hasil pretest dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman prosedur pemilu dan kesadaran akan pentingnya komunikasi politik.
Copyrights © 2025