MAJALAH ILMIAH GLOBE
Vol 10, No 1 (2008)

KAJIAN INFRASTRUKTUR JALAN DI JAWA BARAT BAGIAN SELATAN

Riadi, Bambang ( BAKOSURTANAL)
Munajati, Sri Lestari (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2016

Abstract

Jawa Barat sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan Provinsi DKI Jakarta memiliki keunggulan di berbagai bidang, antara lain dari segi ekonomi Provinsi Jawa Barat kebagian limpahan kegiatan ekonami karena DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan pusat kegiatan ekonomi di Indonesia. Demikian juga halnya penduduk Jawa Barat adalah paling besar dibanding lima provinsi lainnya di Pulau Jawa. Selain itu, pergerakan penduduk saat menyambut lebaran juga dimulai dari kawasan sekitar Jabodetabek dan pasti melintasi wilayah Jawa Barat. Selama ini arus mudik terpusat di jalur Pantura, hal ini disebabkan jalur Pansela (Pantai Selatan) tidak bisa dilewati karena infrastruktur jalan yang tidak memadai. Tulisan ini membahas berbagai potensi wilayah Jabar Selatan dan pengembangannya. Secara Spasial yang merupakan hasil kajian yang berhubungan dengan infrastruktur jalan, maka Jabar Selatan dapat dikembangkan menjadi 3 zona yaitu Zona Pengembangan Barat, Zona Pengembangan Timur dan Zona Pengembangan Antara.ABSTRACTWest Java, a province that has a direct border to Jakarta, has many advantages in many aspects. Economically West Java is impacted by activities in Jakarta as the center of government and economic activities in Indonesia. Population of West Java is also the biggest compared to five other provinces in Java Island. Population mobility during religious holiday also starts from Jabodetabek area and will surely pass West Java. Currently this mobility was centralized in Pantura route (a route through northern part of Java). This is because the road infrastructure in Pansela route (through southern part of Java) is not good. This paper will discuss various potencies of Southern West Java and it is development. Spatially, based on assessment of road infrastructure, the Southern West Java can be classified into 3 zones, which are West, East, and In Between Development Zones.Kata Kunci: Akses Jalan, potensi dan pengembangan wilayah, Jawa Barat Selatan Keywords: Road Access, Area Potential and Development West Java

Copyrights © 2008