Diabetes Mellitus adalah penyakit metabolisme yang merupakan suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang karena adanya peningkatan kadar glukosa darah diatas nilai normal. Kadar glukosa darah tinggi dapat mempengaruhi proses penyembuhan luka yang disebabkan oleh suplai darah tidak maksimal ke area luka dan luka akan sembuh lebih lama. Daun mangga diketahui memiliki senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, saponin, tanin yang berperan dalam penyembuhan luka diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyembuhan luka diabetes dan mengetahui dosis optimal ekstrak etanol daun mangga arumanis (Mangifera indica L) terhadap kelinci model diabetes yang diinduksi aloksan. Uji aktivitas luka diabetes dilakukan pada 3 ekor kelinci yang diinduksi aloksan melalui intravena. Hewan uji masing – masing diberikan 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (aquadest), kelompok kontrol positif (oxoferin), kelompok konsentrasi 20%, 25% dan 30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mangga arumanis (Mangifera indica L.) konsentrasi 25% dan 30% memiliki nilai AUC(Area Under Curve) sebesar (11,42±0,56) dan 11,25±0,65 dosis yang optimal dalam penyembuhan luka diabetes pada kelinci dengan nilai p value (< 0.05).
Copyrights © 2025