Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana lama perendaman dalam ekstrak bawang putih memengaruhi kualitas internal telur. Kualitas intrinsik telur menjadi perhatian penting karena mempengaruhi nilai gizi dan fungsionalitasnya. Bawang putih (Allium sativum) diketahui memiliki senyawa aktif yang berpotensi meningkatkan kualitas telur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 5 kali ulangan untuk berbagai lama perendaman dalam ekstrak bawang putih. Analisis data kualitas intrinsik telur, yang meliputi persentase penyusutan bobot telur, HU telur, IPT, dan IKT, dilakukan dengan menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan. Penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur dalam ekstrak bawang putih selama 25 menit secara signifikan meningkatkan kualitas internal telur. Peningkatan ini diduga terkait dengan aktivitas senyawa aktif dalam bawang putih yang memengaruhi komposisi telur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak bawang putih berpotensi menjadi larutan perendam alami untuk meningkatkan kualitas telur dengan perendaman selama 25 menit dan penyimpanan pada suhu ruang selama 12 hari. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan produk telur yang lebih berkualitas dan bernilai gizi tinggi. Kata kunci: Bawang putih, Ekstrak bawang putih, Kualitas intrinsik, Lama perendaman, Telur
Copyrights © 2025