Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah komponen penting dalam mendukung pengambilan keputusan klinis dan manajerial. Keberhasilan SIMRS tidak hanya bergantung pada implementasi teknis, tetapi juga pada efektivitas strategi monitoring yang diterapkan. Penelitian ini menganalisis strategi monitoring SIMRS sebagai alat pengendalian mutu informasi kesehatan di rumah sakit. Berdasarkan tinjauan literatur, strategi monitoring yang efektif mencakup penetapan indikator kinerja utama (KPI), penggunaan dashboard kualitas data secara real-time, pelaksanaan audit klinis, dan adanya feedback loop dari pengguna sistem. Selain itu, pentingnya pelatihan SDM, manajemen risiko teknologi informasi, serta penerapan kerangka HOT-Fit yang mengintegrasikan aspek manusia, organisasi, dan teknologi juga ditekankan. Temuan menunjukkan bahwa tanpa monitoring yang terstruktur, risiko rendahnya akurasi, keterlambatan input, dan kehilangan data meningkat. Oleh karena itu, strategi monitoring SIMRS yang terencana dan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga mutu dan integritas informasi kesehatan. Studi ini merekomendasikan pembentukan tim mutu internal dan komite pengendali sistem informasi di setiap rumah sakit untuk meningkatkan efektivitas pengendalian mutu berbasis sistem informasi.
Copyrights © 2025