Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP PASAR DAN PASAR LAYANAN KESEHATAN: TRANSFORMASI DIGITAL DAN STRATEGI PEMASARAN LAYANAN KESEHATAN Kustomo, Yan Hadi; Sahafi, Darmawati; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.47223

Abstract

Transformasi digital telah secara signifikan mengubah lanskap layanan kesehatan, khususnya dalam cara pemasaran dan penyampaian layanan dilakukan. Tujuan untuk mengeksplorasi dampak transformasi digital terhadap strategi pemasaran layanan kesehatan serta menganalisis bagaimana teknologi digital dimanfaatkan untuk meningkatkan keterlibatan pasien, efisiensi layanan, dan daya saing organisasi. Prosedur penelitian ini menerapkan metode tinjauan literatur sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi seperti telemedicine, rekam medis elektronik (RME), aplikasi kesehatan berbasis mobile, dan pemasaran melalui media sosial memungkinkan institusi kesehatan menjangkau audiens yang lebih luas, mempersonalisasi layanan, dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pasien. Strategi pemasaran berbasis data yang didukung oleh kecerdasan buatan juga meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang masih dihadapi, seperti kesenjangan literasi digital, masalah privasi data, dan resistensi terhadap adopsi teknologi. Kesimpulan integrasi transformasi digital ke dalam strategi pemasaran layanan kesehatan merupakan peluang penting untuk pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan akses layanan kesehatan.
Analisis Kualitas Software dan Hardware dalam Mendukung Efisiensi Layanan Rumah Sakit Berbasis Sistem Informasi Rahmi, Sherly Firsta; Dewi, Nur Husna; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1336

Abstract

Transformasi digital di bidang kesehatan menuntut rumah sakit untuk bisa mengadopsi sistem informasi yang andal dan efisien. Kualitas software dan hardware menjadi aspek kunci dalam keberhasilan implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji berbagai hasil penelitian terdahulu terkait kualitas perangkat lunak dan keras dalam menunjang efisiensi layanan rumah sakit. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel ilmiah dari database bereputasi seperti PubMed, ScienceDirect dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa dimensi fungsionalitas, keandalan, efisiensi, usability dan keamanan merupakan indikator utama kualitas software menurut standar ISO/IEC 9136 dan ISO 25010. Sementara itu, kualitas hardware dinilai dari aspek respons sistem, keamanan data, interoperabilitas dan ketahanan perangkat. Studi ini menyimpulkan bahwa kualitas software dan hardware yang optimal dapat meningkatkan kecepatan layanan, akurasi data medis serta kepuasan pengguna sistem informasi di rumah sakit. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dan pengembang sistem untuk memperkuat infrastruktur digital rumah sakit di masa depan.
Analisis Strategi Monitoring SIMRS Sebagai Alat Pengendalian Mutu Informasi Kesehatan Dewi, Nur Husna; Rahmi, Sherly Firsta; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1667

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah komponen penting dalam mendukung pengambilan keputusan klinis dan manajerial. Keberhasilan SIMRS tidak hanya bergantung pada implementasi teknis, tetapi juga pada efektivitas strategi monitoring yang diterapkan. Penelitian ini menganalisis strategi monitoring SIMRS sebagai alat pengendalian mutu informasi kesehatan di rumah sakit. Berdasarkan tinjauan literatur, strategi monitoring yang efektif mencakup penetapan indikator kinerja utama (KPI), penggunaan dashboard kualitas data secara real-time, pelaksanaan audit klinis, dan adanya feedback loop dari pengguna sistem. Selain itu, pentingnya pelatihan SDM, manajemen risiko teknologi informasi, serta penerapan kerangka HOT-Fit yang mengintegrasikan aspek manusia, organisasi, dan teknologi juga ditekankan. Temuan menunjukkan bahwa tanpa monitoring yang terstruktur, risiko rendahnya akurasi, keterlambatan input, dan kehilangan data meningkat. Oleh karena itu, strategi monitoring SIMRS yang terencana dan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga mutu dan integritas informasi kesehatan. Studi ini merekomendasikan pembentukan tim mutu internal dan komite pengendali sistem informasi di setiap rumah sakit untuk meningkatkan efektivitas pengendalian mutu berbasis sistem informasi.
Perbandingan Kinerja Pelayanan Sebelum Dan Sesudah Penerapan Simrs Di Rumah Sakit Tipe B Irma, Eka; Rista, Indriana; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20535

Abstract

The improvement of healthcare service quality demands hospitalsto adopt modern management systems, one of which is through theimplementation of the Hospital Management Information System (SIMRS). This study aims to analyze the comparison of serviceperformance before and after the implementation of SIMRS in a type B hospital, focusing on service time efficiency, the quality ofmedical record documentation, inter-unit coordination, and usersatisfaction. This research uses a descriptive qualitative approachwith a case study method conducted at a type B hospital in Pekanbaru City that has implemented SIMRS for more than oneyear. Data were collected through observation, in-depthinterviews, and documentation. The results show that theimplementation of SIMRS has had a positive impact on improvingservice efficiency, accelerating the registration and medicationretrieval processes, and enhancing the accuracy of medicalrecords and inter-unit coordination. However, the success ofSIMRS implementation is strongly influenced by infrastructurereadiness, staff training, and management support. SIMRS has a positive impact on enhancing service efficiency. This study recommends periodic evaluation of system performance andstrengthening of human resource capacity to optimize the benefitsof SIMRS in supporting fast, accurate, and high-qualityhealthcare services.
Manajemen Sistem Informasi Kesehatan di Dinas Kesehatan: Suatu Tinjauan Literatur Tentang Tantangan Dan Strategi Implementasi Rista, Indriana; Irma, Eka; Sari, Dea; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20578

Abstract

Introduction: The Indonesian Health One Data Application (ASIK) is a government initiative aimed at achieving national health data integration. However, at the District Health Office level, the implementation of ASIK faces significant challenges such as limited human resources, inadequate ICT infrastructure, and budget efficiency constraints. Methods: This journal uses a literature review method, with data obtained from the Google Scholar database covering publications from 2020 to 2025, resulting in seven selected references. Results and Discussion: The study reveals that the implementation of the Health Information System at District Health Offices faces challenges related to inconsistent data quality, limited human resource skills, inadequate ICT infrastructure, and fragmented, non-integrated systems. Other issues include low motivation and weak supervision of data managers, poor user-friendly system design, and unequal internet access in remote areas. Recommended strategies include online training, coordination through Zoom meetings, the development of lightweight web-based systems, planned infrastructure funding, and ongoing technical assistance from central authorities. Conclusion and Recommendations: This study concludes that the implementation of Health Information Systems at District Health Offices is still hindered by issues of data quality, limited human resources, lack of system integration, and uneven infrastructure. Suggested strategies include online training, virtual coordination, user-friendly system development, and supportive national policies. Health Offices are encouraged to develop standardized data management SOPs, strengthen HR training, and optimize the use of digital technologies to improve efficiency and data integration toward achieving Indonesia's Health One Data vision.
Hospital Cash Flow Management Strategies in Facing the Post-COVID-19 Global Health Crisis Arrasily, Nailul Fithri; Minarsih, Try Jenny; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69989/aprqsn10

Abstract

The COVID-19 pandemic has exposed significant vulnerabilities in global healthcare systems, severely impacting the financial and operational stability of hospitals. This systematic literature review analyzes the post-COVID-19 global health crisis's effects on hospital cash flow, identifies core principles of effective cash flow management, and formulates comprehensive strategies to enhance hospitals’ financial and operational resilience. This study employs the Systematic Literature Review (SLR) method as the primary approach to identify, evaluate, and synthesize findings from various sources of literature relevant to the research topic. Findings reveal that hospitals have faced sharp revenue declines and increased operational burdens, further exacerbated by challenges in claims processing and reimbursement systems. Nevertheless, adaptive hospitals demonstrated resilience through revenue diversification and cost efficiency. This report highlights the importance of proactive cash flow planning and monitoring, optimization of receivables and claims management, prudent debt management, operational efficiency, and strategic investment in digital transformation. Furthermore, human resource development and the establishment of strong crisis management teams are critical elements in building long-term resilience. Recommendations include adopting integrated technologies, enhancing collaboration, and advocating for more efficient payment systems to ensure the sustainability of healthcare services amid future global uncertainties.
STRATEGI PEMERINTAH MELALUI JKN UNTUK PEMERATAAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA Olyvia, Novy; Yuliawati, Suci; Tirmizi, Ahmad; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47753

Abstract

Pembiayaan kesehatan merupakan elemen krusial dalam sistem kesehatan, terutama dalam upaya mewujudkan cakupan kesehatan universal. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2014 sebagai bagian dari komitmen global dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC). UHC merupakan sistem yang menjamin seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang bermutu tanpa menghadapi kesulitan finansial. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan mengacu pada protokol PRISMA, yang divisualisasikan dalam bentuk bagan alur (flowchart) guna menyajikan proses seleksi artikel secara sistematis serta menunjukkan kelayakan studi yang ditelaah. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui sejumlah basis data publikasi ilmiah seperti Google Scholar, ResearchGate, dan ProQuest. Program JKN menjadi instrumen utama untuk mencapai tujuan tersebut dengan memberikan perlindungan kesehatan melalui skema asuransi sosial berbasis gotong royong dan solidaritas. Di Indonesia, JKN menjadi wujud nyata komitmen dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses, menjamin perlindungan finansial, dan mendorong peningkatan mutu pelayanan bagi seluruh warga negara. Sejak diimplementasikan, JKN telah mengalami berbagai capaian, namun masih terdapat tantangan yang signifikan. Oleh karena itu, kajian mengenai peran strategis JKN dalam mewujudkan UHC menjadi penting untuk menilai efektivitas program ini dan merumuskan perbaikan kebijakan yang diperlukan agar tujuan UHC benar-benar tercapai di Indonesia.
ANALISIS MANFAAT EVALUASI EKONOMI DALAM SEKTOR KESEHATAN Sahafi, Darmawati; Kustomo, Yan Hadi; Al-Yamani, Khleg Gamal Mohammed; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48200

Abstract

Evaluasi ekonomi dalam bidang kesehatan sangat penting karena sektor kesehatan memiliki sumber daya yang terbatas, sementara kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan terus meningkat. Masalah pengelolaan sumber daya di bidang kesehatan yang semakin bersaing dengan bidang lainnya membuka ruang semakin besar bagi ilmu ekonomi berperan dalam mengatasinya. Sumber daya seperti dana, tenaga medis, dan obat-obatan bersifat terbatas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis manfaat penerapan evaluasi ekonomi dalam sektor kesehatan guna meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, efektivitas program, peningkatan mutu pelayanan dan pengambilan keputusan kebijakan kesehatan, penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis evaluasi ekonomi dan bagaimana penerapannya dalam suatu proyek dalam bidang kesehatan. Prosedur penelitian ini menerapkan metode tinjauan literatur sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan evaluasi ekonomi, seperti analisis biaya-manfaat, biaya-efektivitas, Biaya Minimal dan biaya-utilitas, dapat membantu dalam pengambilan keputusan atau kebijakan dalam menentukan prioritas intervensi kesehatan secara rasional dan berbasis bukti. Selain itu, evaluasi ekonomi turut mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam alokasi anggaran kesehatan. Evaluasi ekonomi memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas sektor kesehatan, serta menjadi dasar dalam perumusan kebijakan yang berkelanjutan dalam bidang kesehatan. Evaluasi merupakan alat penting dalam pengambilan keputusan dalam sektor Kesehatan. Akan tetapi, jenis evaluasi ekonomi dalam sektor kesehatan memiliki variasi penerapan dan pendekatan yang berbeda tergantung pada jenis intervensi, konteks layanan, dan tujuan kebijakan.
ANALISIS NIAT PENGGUNAAN APLIKASI SUMSEL TANGGAP OLEH MASYARAKAT KOTA PALEMBANG Putri, Christa Maura; Kustomo, Yan Hadi; Al-Yamani, Khleg Gamal Mohammed; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48198

Abstract

Tranformasi digital kesehatan dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi topik hangat dikarenakan kemajuan teknologi yang terus meningkat dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan termasuk dalam menangani kasus kegawatdaruratan pra rumah sakit seperti pada penerapan inovasi Aplikasi Sumsel Tanggap. Namun, data jumlah pengguna masih sangat minim sejak tahun 2020 sampai dengan sekarang hanya 920. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi niat masyarakat dalam menggunakan aplikasi Sumsel Tanggap baik dari faktor sosiodemografik dan variabel eksternal pada Teori Technology Acceptance Model (TAM). Metodologi penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Menggunakan data primer yaitu dengan menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitias dan reliabilitas. Populasi adalah masyarakat kota palembang yang berusia lebih dari sama dengan 15 tahun. Sampel diambil dengan teknik quota sampling sebanyak 400 orang. Teknik analisis data dengan analisis univariat (statistik deskriptif), analisis bivariat (chi square), dan analisis multivariat (regresi logistik berganda). Terdapat hubungan antara persepsi manfaat (perceived usefull), persepsi kemudahan (perceived ease of use), sikap pengguna (attitude), efikasi diri pengguna (perceived self-efficacy) kepercayaan (trust) dan keamanan (security) pengguna terhadap niat penggunaan aplikasi Sumsel Tanggap. Sikap pengguna (attitude) adalah faktor yang paling dominan hubungannya dengan penggunaan aplikasi dengan p-value sebesar 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemecahan masalah dalam menyusun kebijakan tentang sosialisasi dan informasi yang tepat agar dapat menarik perhatian masyarakat dalam menggunakan aplikasi Sumsel Tanggap.
Permasalahan Umum Dalam Implementasi SIMRS: Perspektif Tenaga Kesehatan Dan Manajemen Rahmi, Sherly Firsta; Dewi, Nur Husna; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20202

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) telah menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pelayanan kesehatan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan umum dalam implementasi SIMRS dari perspektif tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap 20 jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa hambatan utama dari sisi tenaga kesehatan meliputi kurangnya pelatihan berkelanjutan, desain antarmuka yang tidak ramah pengguna, serta penambahan beban kerja akibat sistem yang tidak terintegrasi. Sedangkan dari sisi manajemen, keterbatasan anggaran, komitmen yang tidak konsisten serta ketergantungan terhadap vendor menjadi faktor penghambat utama. Beberapa literatur juga menunjukkan bahwa implementasi SIMRS yang berhasil umumnya ditunjang oleh pelatihan berkelanjutan, keterlibatan pengguna sejak awal, dan strategi manajemen perubahan yang terencana. Pembahasan dalam penelitian ini menggunakan kerangka HOT-Fit dan Technology Acceptance Model (TAM) untuk menganalisis kompleksitas faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi SIMRS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi SIMRS membutuhkan pendekatan holistik dengan dukungan organisasi dan sumber daya yang memadai guna memastikan keberhasilan dan keberlanjutan sistem informasi di rumah sakit.