Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

KONSEP PASAR DAN PASAR LAYANAN KESEHATAN: TRANSFORMASI DIGITAL DAN STRATEGI PEMASARAN LAYANAN KESEHATAN Kustomo, Yan Hadi; Sahafi, Darmawati; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.47223

Abstract

Transformasi digital telah secara signifikan mengubah lanskap layanan kesehatan, khususnya dalam cara pemasaran dan penyampaian layanan dilakukan. Tujuan untuk mengeksplorasi dampak transformasi digital terhadap strategi pemasaran layanan kesehatan serta menganalisis bagaimana teknologi digital dimanfaatkan untuk meningkatkan keterlibatan pasien, efisiensi layanan, dan daya saing organisasi. Prosedur penelitian ini menerapkan metode tinjauan literatur sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi seperti telemedicine, rekam medis elektronik (RME), aplikasi kesehatan berbasis mobile, dan pemasaran melalui media sosial memungkinkan institusi kesehatan menjangkau audiens yang lebih luas, mempersonalisasi layanan, dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pasien. Strategi pemasaran berbasis data yang didukung oleh kecerdasan buatan juga meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang masih dihadapi, seperti kesenjangan literasi digital, masalah privasi data, dan resistensi terhadap adopsi teknologi. Kesimpulan integrasi transformasi digital ke dalam strategi pemasaran layanan kesehatan merupakan peluang penting untuk pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan akses layanan kesehatan.
Analisis Kualitas Software dan Hardware dalam Mendukung Efisiensi Layanan Rumah Sakit Berbasis Sistem Informasi Rahmi, Sherly Firsta; Dewi, Nur Husna; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1336

Abstract

Transformasi digital di bidang kesehatan menuntut rumah sakit untuk bisa mengadopsi sistem informasi yang andal dan efisien. Kualitas software dan hardware menjadi aspek kunci dalam keberhasilan implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji berbagai hasil penelitian terdahulu terkait kualitas perangkat lunak dan keras dalam menunjang efisiensi layanan rumah sakit. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel ilmiah dari database bereputasi seperti PubMed, ScienceDirect dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa dimensi fungsionalitas, keandalan, efisiensi, usability dan keamanan merupakan indikator utama kualitas software menurut standar ISO/IEC 9136 dan ISO 25010. Sementara itu, kualitas hardware dinilai dari aspek respons sistem, keamanan data, interoperabilitas dan ketahanan perangkat. Studi ini menyimpulkan bahwa kualitas software dan hardware yang optimal dapat meningkatkan kecepatan layanan, akurasi data medis serta kepuasan pengguna sistem informasi di rumah sakit. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dan pengembang sistem untuk memperkuat infrastruktur digital rumah sakit di masa depan.
Optimalisasi Pengelolaan Data Pasien Melalui Integrasi Sistem Informasi Rumah Sakit Berbasis Digital Arrasily, Nailul Fithri; Minarsih, Tri Jenny; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2243

Abstract

Transformasi sistem kesehatan adalah langkah krusial untuk peningkatan kualitas layanan dan keselamatan pasien yang berkelanjutan, menuntut adaptasi dan inovasi terus-menerus, khususnya dalam manajemen layanan dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Pengelolaan data pasien yang terfragmentasi di rumah sakit telah lama menjadi hambatan utama dalam mencapai pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terkoordinasi secara optimal. Kondisi ini menciptakan ketegangan antara kebutuhan mendesak akan transformasi digital dalam layanan kesehatan dan tantangan multifaset yang persisten dalam mewujudkannya. Studi menunjukkan lebih dari 60% fasilitas kesehatan masih bergantung pada pencatatan manual atau sistem terfragmentasi, menyebabkan duplikasi data hingga 30%, keterlambatan diagnosis, dan peningkatan kesalahan medis hingga 25%. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pengelolaan data pasien melalui integrasi sistem informasi rumah sakit berbasis digital. Integrasi data kesehatan muncul sebagai solusi kunci untuk mengoptimalkan sistem rumah sakit, dengan kemampuan menciptakan "single source of truth" yang holistik dan akurat mengenai operasional rumah sakit dan kesehatan pasien. Optimalisasi ini membawa peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, kualitas pelayanan klinis, keselamatan pasien, dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi, misalnya, memfasilitasi akses cepat ke riwayat medis, hasil laboratorium, dan data penting lainnya, yang pada gilirannya mempercepat proses diagnosis dan pengobatan. Meskipun potensi manfaatnya besar, implementasi integrasi sistem informasi menghadapi tantangan signifikan. Tantangan-tantangan ini meliputi keberadaan silo data, sistem lama yang tidak interoperabel, kurangnya standarisasi data, risiko keamanan dan privasi data yang tinggi, serta resistensi organisasi terhadap perubahan. Untuk mengatasi hambatan ini dan mewujudkan potensi penuh pengelolaan data pasien digital, adopsi platform integrasi yang fleksibel dan skalabel, kolaborasi erat dengan vendor teknologi berpengalaman, serta prioritas pada keamanan dan privasi data menjadi strategi krusial. Selain itu, tata kelola data yang kuat, didukung oleh standar interoperabilitas seperti HL7 dan FHIR, serta pemanfaatan teknologi baru seperti Kecerdasan Buatan (AI) dan komputasi awan, sangat penting untuk mendukung upaya integrasi yang komprehensif.
(Literature Review) Penetapan dan Pemanfaatan Big Data Dalam Peningkatan Kesehatan Masyarakat Rosmita, Rosmita; Samur, Rizki; Maharani, Vidia Putri; Fahri, Muhammad; Harton, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2371

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan big data dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Metolelogi dalam penelitian ini dengan pendekatan literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 21,7% kebijakan kesehatan yang berbasis big data, menandakan masih rendahnya integrasi data besar dalam proses pengambilan keputusan. Padahal, penerapan big data, terutama bila dikombinasikan dengan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Machine Learning, memiliki potensi besar dalam menghadapi tantangan triple burden disease: penyakit menular, tidak menular, dan penyakit yang muncul kembali. Big data terbukti berperan penting dalam peningkatan efisiensi layanan kesehatan, seperti deteksi penyakit, alokasi sumber daya, manajemen pasien, dan pengambilan keputusan berbasis data. Studi ini juga mengungkap peran signifikan big data dalam penanganan pandemi COVID-19, termasuk pemantauan penyebaran virus secara real-time dan pengembangan vaksin. Analisis sentimen masyarakat di Twitter selama pandemi menunjukkan mayoritas bersifat netral, namun sentimen negatif yang cukup tinggi (lebih dari 20%) mengindikasikan ketidakpuasan terhadap layanan kesehatan. Metode klasifikasi sentimen menggunakan K-Nearest Neighbors (K-NN) dengan TF-IDF menunjukkan efektivitas dengan akurasi mencapai 76,19%. Transformasi digital turut mendorong inovasi layanan seperti telemedicine, aplikasi mobile, wearable device, serta peningkatan efisiensi operasional layanan kesehatan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi big data dan teknologi digital dalam membangun sistem kesehatan yang responsif, efisien, dan berbasis data.
(Literature Review) Pengembangan Sistem Informasi Puskesmas yang Terintegrasi Untuk Meniningkatkan Pengambilan Keputusan Kesehatan Anthony, Eko Khair; Lismardani, Lismardani; Fitri, Eka Yan; Harton, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2374

Abstract

Integrated health information systems in community health centers (Puskesmas) face various challenges, one of which is in the decision-making process. To improve the quality of services and the efficiency of managing health information systems, an appropriate and effective approach is essential in supporting decision-making. This study is a literature review. The data sources for this literature review were obtained from ScienceDirect and Google Scholar. The research data were collected from the years 2018 to 2025. Based on the literature review, the development of integrated information systems encounters several challenges, including fragmentation, poor data quality, limited human resource capacity, and inadequate management. Fragmentation occurs due to the vast amount of data spread across various systems and health institutions, while poor data quality is caused by a lack of training, insufficient investment in information technology infrastructure, and poor coordination between health agencies. To address these challenges, improvements can be made through enhanced information technology infrastructure, staff training at Puskesmas, increased human resource capacity, and better data integration. In addition, education and training for healthcare workers and administrative staff at Puskesmas need to be improved so that they are capable of using health information systems effectively.
Analisis Strategi Monitoring SIMRS Sebagai Alat Pengendalian Mutu Informasi Kesehatan Dewi, Nur Husna; Rahmi, Sherly Firsta; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1667

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah komponen penting dalam mendukung pengambilan keputusan klinis dan manajerial. Keberhasilan SIMRS tidak hanya bergantung pada implementasi teknis, tetapi juga pada efektivitas strategi monitoring yang diterapkan. Penelitian ini menganalisis strategi monitoring SIMRS sebagai alat pengendalian mutu informasi kesehatan di rumah sakit. Berdasarkan tinjauan literatur, strategi monitoring yang efektif mencakup penetapan indikator kinerja utama (KPI), penggunaan dashboard kualitas data secara real-time, pelaksanaan audit klinis, dan adanya feedback loop dari pengguna sistem. Selain itu, pentingnya pelatihan SDM, manajemen risiko teknologi informasi, serta penerapan kerangka HOT-Fit yang mengintegrasikan aspek manusia, organisasi, dan teknologi juga ditekankan. Temuan menunjukkan bahwa tanpa monitoring yang terstruktur, risiko rendahnya akurasi, keterlambatan input, dan kehilangan data meningkat. Oleh karena itu, strategi monitoring SIMRS yang terencana dan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga mutu dan integritas informasi kesehatan. Studi ini merekomendasikan pembentukan tim mutu internal dan komite pengendali sistem informasi di setiap rumah sakit untuk meningkatkan efektivitas pengendalian mutu berbasis sistem informasi.
Perbandingan Kinerja Pelayanan Sebelum Dan Sesudah Penerapan Simrs Di Rumah Sakit Tipe B Irma, Eka; Rista, Indriana; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20535

Abstract

The improvement of healthcare service quality demands hospitalsto adopt modern management systems, one of which is through theimplementation of the Hospital Management Information System (SIMRS). This study aims to analyze the comparison of serviceperformance before and after the implementation of SIMRS in a type B hospital, focusing on service time efficiency, the quality ofmedical record documentation, inter-unit coordination, and usersatisfaction. This research uses a descriptive qualitative approachwith a case study method conducted at a type B hospital in Pekanbaru City that has implemented SIMRS for more than oneyear. Data were collected through observation, in-depthinterviews, and documentation. The results show that theimplementation of SIMRS has had a positive impact on improvingservice efficiency, accelerating the registration and medicationretrieval processes, and enhancing the accuracy of medicalrecords and inter-unit coordination. However, the success ofSIMRS implementation is strongly influenced by infrastructurereadiness, staff training, and management support. SIMRS has a positive impact on enhancing service efficiency. This study recommends periodic evaluation of system performance andstrengthening of human resource capacity to optimize the benefitsof SIMRS in supporting fast, accurate, and high-qualityhealthcare services.
Manajemen Sistem Informasi Kesehatan di Dinas Kesehatan: Suatu Tinjauan Literatur Tentang Tantangan Dan Strategi Implementasi Rista, Indriana; Irma, Eka; Sari, Dea; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20578

Abstract

Introduction: The Indonesian Health One Data Application (ASIK) is a government initiative aimed at achieving national health data integration. However, at the District Health Office level, the implementation of ASIK faces significant challenges such as limited human resources, inadequate ICT infrastructure, and budget efficiency constraints. Methods: This journal uses a literature review method, with data obtained from the Google Scholar database covering publications from 2020 to 2025, resulting in seven selected references. Results and Discussion: The study reveals that the implementation of the Health Information System at District Health Offices faces challenges related to inconsistent data quality, limited human resource skills, inadequate ICT infrastructure, and fragmented, non-integrated systems. Other issues include low motivation and weak supervision of data managers, poor user-friendly system design, and unequal internet access in remote areas. Recommended strategies include online training, coordination through Zoom meetings, the development of lightweight web-based systems, planned infrastructure funding, and ongoing technical assistance from central authorities. Conclusion and Recommendations: This study concludes that the implementation of Health Information Systems at District Health Offices is still hindered by issues of data quality, limited human resources, lack of system integration, and uneven infrastructure. Suggested strategies include online training, virtual coordination, user-friendly system development, and supportive national policies. Health Offices are encouraged to develop standardized data management SOPs, strengthen HR training, and optimize the use of digital technologies to improve efficiency and data integration toward achieving Indonesia's Health One Data vision.
Hospital Cash Flow Management Strategies in Facing the Post-COVID-19 Global Health Crisis Arrasily, Nailul Fithri; Minarsih, Try Jenny; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69989/aprqsn10

Abstract

The COVID-19 pandemic has exposed significant vulnerabilities in global healthcare systems, severely impacting the financial and operational stability of hospitals. This systematic literature review analyzes the post-COVID-19 global health crisis's effects on hospital cash flow, identifies core principles of effective cash flow management, and formulates comprehensive strategies to enhance hospitals’ financial and operational resilience. This study employs the Systematic Literature Review (SLR) method as the primary approach to identify, evaluate, and synthesize findings from various sources of literature relevant to the research topic. Findings reveal that hospitals have faced sharp revenue declines and increased operational burdens, further exacerbated by challenges in claims processing and reimbursement systems. Nevertheless, adaptive hospitals demonstrated resilience through revenue diversification and cost efficiency. This report highlights the importance of proactive cash flow planning and monitoring, optimization of receivables and claims management, prudent debt management, operational efficiency, and strategic investment in digital transformation. Furthermore, human resource development and the establishment of strong crisis management teams are critical elements in building long-term resilience. Recommendations include adopting integrated technologies, enhancing collaboration, and advocating for more efficient payment systems to ensure the sustainability of healthcare services amid future global uncertainties.
Peran Analisis Kebutuhan dalam Perencanaan SIM RS Minarsih, Tri Jenny; Arrasily, Nailul Fithri; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran analisis kebutuhan dalam perencanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) melalui kajian literatur terhadap berbagai penelitian terdahulu. SIMRS merupakan komponen integral dari sistem informasi rumah sakit yang menghubungkan berbagai unit layanan kesehatan dan memproses alur bisnis melalui integrasi jaringan dan prosedur administrasi, sehingga informasi dapat diakses secara cepat, tepat, dan akurat. Studi literatur ini menggunakan pendekatan studi kasus tematik dengan menelaah 30 artikel jurnal dan prosiding ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2015–2024, baik nasional maupun internasional, serta dilengkapi data sekunder resmi (Kemenkes RI dan WHO). Analisis dilakukan dengan metode sintesis naratif berdasarkan tema perencanaan infrastruktur, SDM, roadmap strategis, dan tantangan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan merupakan tahap krusial dalam perencanaan SIMRS. Analisis yang baik terbukti mampu memastikan kesesuaian sistem dengan proses bisnis rumah sakit, pemilihan infrastruktur TI yang tepat, serta penyusunan pelatihan SDM berbasis kompetensi. Sebaliknya, rumah sakit yang mengabaikan analisis kebutuhan cenderung menghadapi tantangan seperti ketidaksesuaian modul dengan alur kerja, pekerjaan manual tetap dominan, resistensi pengguna, dan inefisiensi operasional. Enterprise Architecture (EA) dan Zachman Framework banyak digunakan untuk memetakan kondisi eksisting rumah sakit (data, aplikasi, infrastruktur, SDM) serta menyusun roadmap TI secara terstruktur dan berkelanjutan. Literatur juga merekomendasikan penggunaan kerangka Enterprise Architecture (EA) atau Zachman Framework untuk menyusun roadmap SIMRS secara terstruktur dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa analisis kebutuhan harus menjadi prioritas utama dalam perencanaan SIMRS. Perencanaan yang komprehensif mencakup aspek teknis, SDM, kebijakan, dan anggaran akan meningkatkan keberhasilan implementasi serta mendukung transformasi digital rumah sakit di Indonesia. Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, analisis kebutuhan, perencanaan TI, Enterprise Architecture, transformasi digital