Stres kerja merupakan fenomena psikologis yang umum dialami oleh pekerja di berbagai sektor, dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, serta kinerja individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat stres kerja pada pekerja bebas dan hubungannya dengan kinerja mereka. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 315 responden pekerja bebas yang sedang bekerja. Skala yang dikembangkan mencakup indikator fisiologis, psikologis, dan perilaku, serta diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% responden mengalami tingkat stres kerja yang tinggi, dengan validitas isi skala yang sangat baik (CVR = 0,967). Meskipun validitas faktorial menunjukkan hasil yang kuat (KMO = 0,920), reliabilitas skala masih perlu ditingkatkan (Cronbach's Alpha = 0,676). Uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, yang menyarankan perlunya metode analisis non-parametrik. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan instrumen pengukuran stres kerja yang valid dan reliabel, khususnya bagi pekerja bebas. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam merancang intervensi yang efektif untuk mengelola stres kerja, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dan meningkatkan kesejahteraan serta produktivitas karyawan. Penelitian ini juga membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut dalam pengembangan alat ukur yang lebih akurat dalam mengukur stres kerja di berbagai konteks.
Copyrights © 2025