Pemahaman terhadap kepribadian individu sejak usia remaja menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan diri dan perencanaan masa depan, khususnya dalam konteks pendidikan menengah atas (SMA). Dalam proses ini, alat ukur psikologis seperti Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dapat berperan signifikan dalam membantu siswa memahami preferensi kepribadian mereka. MBTI mengklasifikasikan individu ke dalam 16 tipe kepribadian berdasarkan empat dimensi dasar: Extraversion–Introversion (E–I), Sensing–Intuition (S–N), Thinking–Feeling (T–F), dan Judging–Perceiving (J–P). Instrumen ini telah digunakan secara luas dalam berbagai konteks, termasuk pendidikan, konseling karier, dan pengembangan organisasi. Melihat pentingnya MBTI pada siswa/i SMA penulis ingin melakukan pengabdian masyaakat kepada SMA 1 Cengkareng Jakarta Barat. Pelatihantersebut terlaksana Kamis 13 Juni 2025 pukul 08.00 – 11.00 yang dilakukan disalah satu kelas dengan berjumlah 57 peserta. Edukasi terdiri dari pengerjaan soal MBTI, materi, hasil tes , dan diskusi interaktif. Edukasi dikatakan berhasil karena antusias dan peran aktif peserta selama pelatihan. Hasil evaluasi dari mereka merasakan manfaat dalam kehidupan mereka dan meminta untuk ada pelatihan selanjutnya.
Copyrights © 2025