Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan penguatan pendidikan karakter dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) serta relevansinya dengan tantangan sosial yang dihadapi Generasi Z di era digital. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka telah mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti religiusitas, tanggung jawab, integritas, dan empati melalui pendekatan tematik, proyek pembelajaran, serta Profil Pelajar Pancasila. Pendidikan karakter dalam PAI dinilai sangat relevan dan efektif dalam membentuk kepribadian Generasi Z apabila dirancang secara partisipatif, reflektif, dan kontekstual, serta melibatkan peran guru sebagai teladan dan fasilitator nilai. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter berbasis Islam dan kebijakan nasional memiliki kontribusi strategis dalam membentuk Generasi Z yang bermoral, adaptif terhadap era digital, dan berdaya saing global.
Copyrights © 2025