Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Merdeka Belajar yang diterapkan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi dengan menggunakan dua pendekatan evaluasi, yaitu model CIPP (Context, Input, Process, Product) dan model Kirkpatrick (Reaction, Learning, Behavior, Results). Model CIPP digunakan untuk mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan program dari segi konteks, sumber daya, proses, dan hasil, sedangkan model Kirkpatrick digunakan untuk mengukur dampak program terhadap peserta didik dan pendidik dari sudut pandang pengalaman, pengetahuan, perubahan perilaku, dan hasil akhir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui analisis berbasis teks, yang disebut analisis tekstual terhadap berbagai laporan, dokumen resmi, pedoman, dan prosedur dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum program Merdeka Belajar telah memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan fleksibilitas pembelajaran dan kemandirian. Namun, ditemukan pula beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman menyeluruh terhadap konsep Merdeka Belajar di tingkat implementasi serta keterbatasan sumber daya di beberapa sekolah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan strategis bagi pembuat kebijakan dalam menyempurnakan pelaksanaan program sebagai aktualisasi transformasi program menjadi kampus berdampak.
Copyrights © 2025