Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku asertif siswa SMP Negeri 8 Medan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 siswa kelas VIII-6 yang memiliki perilaku asertif rendah. Data dikumpulkan menggunakan observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perilaku asertif siswa setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil perbandingan skor pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik problem solving efektif untuk meningkatkan perilaku asertif siswa SMP Negeri 8 Medan.
Copyrights © 2025