Desa Kelambir termasuk wilayah dengan jumlah lansia yang cukup tinggi, mencapai 25% dari total populasi. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya beban ekonomi keluarga, karena banyak lansia yang sudah tidak produktif dan memerlukan biaya perawatan yang tidak sedikit. Situasi ini turut memengaruhi kesejahteraan generasi sandwich, yakni mereka yang harus menopang kehidupan orang tua dan anak sekaligus. Untuk mengatasi persoalan ini, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) diinisiasi sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi. Fokus program adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis pangan lokal yang memanfaatkan potensi sumber daya desa. Program ini menggunakan metode Participatory Action Research yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaan. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilaksanakan secara intensif kepada Kader Bunga Labu, yang kemudian dilatih mengolah bahan lokal menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti bakso. Kolaborasi dengan praktisi kuliner membantu meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta. Program ini tidak hanya berhasil mengembangkan potensi ekonomi, tetapi juga memberikan harapan baru bagi pemberdayaan lansia secara produktif. Keberhasilan inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan program serupa di desa-desa lain.
Copyrights © 2025