Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam memahami konsep materi pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) pada siswa kelas V di SDN 17 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen terhadap satu guru dan lima siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami beberapa bentuk kesulitan, yaitu: (1) kesulitan dalam memahami dan menggunakan istilah ilmiah, (2) kesulitan mengaitkan teori dengan pengalaman nyata, (3) rendahnya pemahaman konseptual dan kemampuan merumuskan ulang konsep, serta (4) keterbatasan dalam mengidentifikasi contoh yang relevan. Faktor penyebab utama meliputi kurangnya konkretisasi konsep, metode pengajaran yang belum variatif, dan rendahnya persepsi relevansi materi terhadap kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi guru untuk menerapkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman nyata siswa.
Copyrights © 2025