Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kecemasan matematika serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya pada mahasiswa baru program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Kampus Unesa 5. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan teknik total sampling, yang melibatkan seluruh mahasiswa baru PGSD tahun akademik 2024/2025 sebanyak 157 orang. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert lima poin yang mencakup empat dimensi kecemasan (mood, motorik, kognitif, dan somatik), serta satu pertanyaan terbuka untuk mendalami persepsi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (69,4%) berada pada kategori kecemasan matematika sedang, sementara 18,5% menunjukkan kecemasan tinggi. Determinan utama yang memengaruhi kecemasan meliputi pengalaman belajar negatif di masa lalu, ketidakpahaman konsep dasar, gaya mengajar dosen yang monoton, rendahnya kepercayaan diri, serta tekanan sosial dan akademik. Temuan ini menguatkan hipotesis bahwa kecemasan matematika di kalangan mahasiswa calon guru bersifat kompleks dan multidimensional, serta membutuhkan intervensi pedagogis yang empatik dan kontekstual.
Copyrights © 2025