Kesulitan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) sering muncul karena siswa menghadapi kendala dalam memahami kosakata yang digunakan dalam materi pelajaran. Istilah-istilah seperti "demokrasi" dan "konstitusi" sering dianggap sulit dan abstrak oleh siswa. Selain itu, penggunaan bahasa yang terlalu baku dalam buku teks serta metode pembelajaran yang cenderung pasif juga menyebabkan kesulitan dalam memahami konsep-konsep yang diajarkan. Untuk mengatasi hal ini, beberapa solusi dapat diterapkan, seperti menjelaskan istilah dengan bahasa yang lebih mudah dipahami, memanfaatkan media sosial dan aplikasi edukasi, serta mengaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari siswa. Pendekatan ini bertujuan untuk menjadikan pembelajaran PKN lebih menarik, interaktif, dan relevan, serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai PKN melalui studi kasus, proyek berbasis masyarakat, dan partisipasi langsung dalam kegiatan sosial. Kata kunci: Demokrasi, Konstitusi, Kosakata PKN, Kesulitan Pembelajaran PKN, metode interaktif, partisipasi.
Copyrights © 2025