Papua merupakan wilayah yang kaya akan budaya lokal dan kearifan tradisional, yang berpotensi besar menjadi sumber belajar bagi anak usia dini. Namun, sistem pendidikan nasional yang diterapkan secara seragam belum sepenuhnya mengakomodasi konteks sosial-budaya lokal anak Papua, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ketidaksesuaian antara materi pembelajaran dengan lingkungan keseharian anak berdampak pada rendahnya minat belajar, lemahnya pemahaman konsep, dan minimnya keterlibatan aktif peserta didik. Untuk menjawab tantangan ini, pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal ditawarkan sebagai alternatif strategis dalam membangun pendidikan yang bermakna dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menggambarkan bentuk-bentuk budaya lokal yang relevan dengan pembelajaran PAUD, (2) menyusun model pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini di Papua, dan (3) mengevaluasi penerapan model tersebut di satuan PAUD. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa lembaga PAUD di Papua Barat Daya, penelitian ini menemukan bahwa integrasi budaya lokal dalam proses belajar mampu meningkatkan partisipasi anak dan memperkuat identitas budaya sejak dini.
Copyrights © 2023