Kimia dianggap sebagai salah satu mata pelajaran yang sulit oleh siswa karena banyaknya konsep abstrak yang sulit dipahami. Hal ini sering menyebabkan miskonsepsi pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat miskonsepsi kimia siswa SMA pada materi laju reaksi serta mengevaluasi efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis multiple representation untuk menguranginya. Metode penelitian mencakup studi literatur dan studi pendahuluan dengan menggunakan three-tier diagnostic test. Hasil menunjukkan bahwa tingkat miskonsepsi pada siswa sebesar 41,42%, dengan mayoritas miskonsepsi terjadi pada faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi (19,52%). Studi literatur mengungkapkan bahwa pendekatan multiple representation mampu mereduksi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman konsep siswa dengan memanfaatkan level representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik secara simultan. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan tersebut sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam pendidikan kimia.
Copyrights © 2025