Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan hiperglikemia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Deteksi dini berbasis komunitas menjadi langkah strategis untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko hipertensi dan hiperglikemia melalui pendekatan pemeriksaan kesehatan berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi skrining tekanan darah, pengukuran kadar gula darah, wawancara kesehatan, serta edukasi gaya hidup sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki tingkat kesadaran yang rendah terhadap faktor risiko PTM, namun setelah dilakukan skrining dan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan serta kesadaran mengenai pentingnya pencegahan. Kegiatan ini juga menghasilkan data awal mengenai prevalensi risiko hipertensi dan hiperglikemia di tingkat komunitas. Upaya ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan PTM secara mandiri dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025