Artikel ini membahas perbedaan materi dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas 10 yang digunakan dalam Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis isi terhadap dua buku teks resmi yang diterbitkan oleh pemerintah. Fokus kajian meliputi struktur penyajian materi, jenis teks yang digunakan, pendekatan pembelajaran, dan penguatan nilai karakter. Hasil analisis menunjukkan bahwa buku teks Kurikulum Merdeka lebih menekankan pada penguatan literasi, kebebasan berpikir, dan pembelajaran yang dapat membuat siswa lebih efektif dan memahami materi (berdiferensiasi), sedangkan buku teks Kurikulum 2013 lebih menekankan pada pencapaian kompetensi dasar secara sistematis. Selain itu, buku Kurikulum Merdeka menggunakan pendekatan yang lebih kontekstual dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Temuan ini memberikan gambaran tentang pergeseran paradigma pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA kelas 10 serta implikasinya terhadap proses pembelajaran di kelas.
Copyrights © 2025