Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Kajian Interaksi Obat pada Resep Pasien Epilepsi Rawat Jalan di RSUD dr. Slamet Garut

Susanti, Risa (Unknown)
Latiefah, Asri Dewi (Unknown)
Nafisah, Rahayu (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Epilepsi adalah gangguan neurologis kronis yang ditandai dengan kejang berulang yang disebabkan oleh aktivitas listrik abnormal di otak. Perawatan epilepsi biasanya memerlukan penggunaan OAE (obat antiepilepsi) untuk waktu yang lama, baik secara monoterapi maupun dalam kombinasi. Penggunaan OAE bersama dengan obat lain dapat meningkatkan risiko interaksi obat, yang dapat memengaruhi efektivitas terapi dan keamanan pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis potensi interaksi obat pada pasien epilepsi rawat jalan di RSUD Dr. Slamet Garut selama periode Juli hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif catatan medis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Interaksi obat diidentifikasi menggunakan aplikasi Drug Interaction Checker seperti Medscape dan Drugs.com, dibantu dengan literatur tertulis seperti artikel-artikel terkait. Hasil identifikasi interaksi kemudian diklasifikasikan berdasarkan jenis interaksi dan tingkat keparahan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 147 pasien epilepsi rawat jalan di RSUD dr. Slamet Garut mengalami potensi interaksi obat (66%). Potensi interaksi yang paling umum teridentifikasi adalah jenis interaksi farmakokinetik (81,4%) dan tingkat keparahan moderat (62,8%). Fenitoin dengan omeprazol, amlodipin, dan asam asetilsalisilat serta asam valproat dengan levetiracetam adalah beberapa obat yang paling sering berinteraksi satu sama lain.

Copyrights © 2025