Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kualitas Pelayanan Jasa Pada Usaha Laundry Ririn Di Jalan G. Obos XII Kota Palangka Raya Susanti, Risa; Uda, Tonich; Alexandro, Rinto
Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 11, Nomor 2, Desember
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jp-ips.v11i02.508

Abstract

Kualitas pelayanan sangat penting pada industri jasa, kualitas pelayanan terbaik merupakan suatu profit strategi untuk meningkatkan lebih banyak pelanggan baru, mempertahankan pelanggan yang ada, menghindari kaburnya pelanggan, dan menciptakan keunggulan khusus yang tidak ada hanya bersaing dari segi harga. Apabila pelayanan yang diterima atau dirasa sesuai dengan yang diharapkan oleh pelanggan, maka kualitas pelayanan dapat dipersepsikan baik dan memuaskan. Keberhasilan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh bagaimana perusahaan tersebut memberi kepuasan dan kebahagian kepada pelanggan. Perusahaan sebagai individu dalam suatu sistem memfokuskan kegiatan kepada pelanggan sebagai konsumen jasa, agar dapat lebih efektif dan efisien dalam menjalankan kegiatan dalam memberikan atau menyediakan jasa maupun produk yang berkualitas sesuai dengan harapan pelanggan. Dilain pihak, perusahaan sebagai suatu sistem juga harus membahagiakan pelanggan internal, dalam hal ini adalah karyawan (produsen jasa). Tujuannya agar dapat menghasilkan layanan yang berkualitas sesuai dengan harapan pelanggan eksternal. Dari lima dimensi kualitas pelayanan yang digunakan untuk melihat kualitas pelayanan jasa pada laundry Ririn di jalan G. Obos XII Palangka Raya yaitu Tangibel (Berwujud), Reliability (Kehandalan), Responsiviness (Ketanggapan), Assurance (Jaminan), dan Empathy (Empati) dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan jasa yang ada di laundry Ririn Palangka Raya sangat baik. Ini bisa dilihat dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti kepada para informan. Dan laundry Ririn Palangka Raya selalu meningkatkan kualitas guna menciptakan hubungan yang saling menguntungkan bagi para pelanggan dan pemberi pelayanan secara terus-menerus.
The Relationship between Knowledge Level and Self-Medication Behavior for Scabies at SMK Plus Al-Istiqomah Sadino, Asman; Suwandi, Deden Winda; Susanti, Risa; Nuari, Doni Anshar; Renggana, Hesti; Rohimah, Vina Siti; Apriliani, Nisa Siti
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 5 No 02 (2024): Indonesian Journal of Community Empowerment (May)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v5i2.712

Abstract

Scabies is a skin disease that is often ignored. Scabies is still common in Islamic boarding schools with a high prevalence rate. Self-medication is used to treat mild to moderate illnesses without consulting a doctor first. This community service aims to determine the relationship between the level of understanding of scabies' self-medication behavior at SMK Plus Al Istiqomah. The method used begins with the distribution of an initial questionnaire (pre-test), presentation of the material with the help of PowerPoint slides, a question and answer session between students (i) and the presenter, and distribution of the final questionnaire (post-test). The results of this community service activity showed an increase in knowledge of scabies from a percentage of 5% to 87.5%. This means that the education provided can be well received by students at SMK Plus Al-Istiqomah.
Introduction to the Pharmacist Profession and Education on Wise Choice of Snacks and the Dangers of Cigarettes and Drugs for Teenagers Renggana, Hesti; Susanti, Risa; Qowiyyah, Atun; Dewi, Asri; Winda, Deden; Anshar, Doni; Sadino, Asman
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 5 No 01 (2024): Indonesian Journal of Community Empowerment (February)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v5i1.925

Abstract

Pharmacists are competent health professionals in drug management. Many efforts have been made so that the role of pharmacists in carrying out pharmaceutical work is more felt in the community. Therefore, community service is carried out in the form of education on introducing the pharmacist profession, wisely choosing snacks, and about the dangers of cigarettes and drugs. It is expected that from this service, students who are part of the community can better understand the pharmacist profession and its role in adolescent health. Education was carried out on MIT and MTs Baitul Aziz Majalaya students. Before the education, a pretest was carried out and after the education, a posttest was carried out using a questionnaire related to the material. Data were processed and analyzed using descriptive statistics. The results of the education showed that the level of knowledge of MIT students increased, especially in the good category, from 8% to 76% for knowledge of the pharmacist profession, and from 80% to 95% for knowledge of wisely choosing snacks. In addition, the level of knowledge of MTs students regarding the dangers of cigarettes and drugs also increased, especially in the good category from 13% to 75% after education.
Kajian Interaksi Obat pada Resep Pasien Epilepsi Rawat Jalan di RSUD dr. Slamet Garut Susanti, Risa; Latiefah, Asri Dewi; Nafisah, Rahayu
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v16i2.42775

Abstract

Epilepsi adalah gangguan neurologis kronis yang ditandai dengan kejang berulang yang disebabkan oleh aktivitas listrik abnormal di otak. Perawatan epilepsi biasanya memerlukan penggunaan OAE (obat antiepilepsi) untuk waktu yang lama, baik secara monoterapi maupun dalam kombinasi. Penggunaan OAE bersama dengan obat lain dapat meningkatkan risiko interaksi obat, yang dapat memengaruhi efektivitas terapi dan keamanan pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis potensi interaksi obat pada pasien epilepsi rawat jalan di RSUD Dr. Slamet Garut selama periode Juli hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif catatan medis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Interaksi obat diidentifikasi menggunakan aplikasi Drug Interaction Checker seperti Medscape dan Drugs.com, dibantu dengan literatur tertulis seperti artikel-artikel terkait. Hasil identifikasi interaksi kemudian diklasifikasikan berdasarkan jenis interaksi dan tingkat keparahan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 147 pasien epilepsi rawat jalan di RSUD dr. Slamet Garut mengalami potensi interaksi obat (66%). Potensi interaksi yang paling umum teridentifikasi adalah jenis interaksi farmakokinetik (81,4%) dan tingkat keparahan moderat (62,8%). Fenitoin dengan omeprazol, amlodipin, dan asam asetilsalisilat serta asam valproat dengan levetiracetam adalah beberapa obat yang paling sering berinteraksi satu sama lain.
PEMBUATAN GUIDANCE BOOK TENTANG ALUR KEGIATAN MAGANG DI KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI Susanti, Risa; Hedian, Haniifa; Syuja, Dhia Nadhira; Ramadhan, Muhammad
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Internship or work practice is a form of learning activity that provides insight and practical experience to students regarding real activities in the world of work. Because of the importance of internships for students and also the limited time given in carrying out internships or work practices. In order for internships to achieve their goals, it is important to provide guidance during internships so that internships can take place effectively. To ensure that the internship activities carried out by students run well, a guidebook is needed as a reference for students during the internship activity. The Ministry of Villages is one of the government agencies that does not yet have a guidebook on internship activities for interns. So that internship activities at the Ministry of Villages, Development of Disadvantaged Regions and Transmigration are less effective due to unclear information about internship activities. Seeing this, we as the PKM implementation team want to help and provide solutions for the relevant agencies. The intervention provided by the PKM implementation team was to make a guide book (guidance book) regarding the flow of internship activities at the Ministry of Villages to ensure that internship activities run well and regularly. The preparation of this guidebook was made by interviewing the ministry as well as theoretical studies or by gathering the resources needed in compiling the guidebook. ABSTRAK Magang atau praktik kerja adalah suatu bentuk kegiatan pembelajaran yang memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai kegiataan riil di dunia kerja. Karena pentingnya kegiatan magang untuk mahasiswa dan juga adanya keterbatasan waktu yang diberikan dalam melaksanakan kegiatan magang atau praktik kerja. Agar kegiatan magang dapat mencapai tujuan, pentingnya bimbingan selama menjalankan kegiatan magang sehingga kegiatan magang dapat berlangsung dengan secara efektif. Untuk memastikan kegiatan magang yang dilaksanakan oleh mahasiswa berjalan dengan baik, diperlukan buku panduan sebagai acuan untuk mahasiswa selama kegiatan magang berlangsung. Kementerian Desa adalah salah satu instansi pemerintahan yang belum memiliki buku panduan mengenai kegiatan magang untuk mahasiswa magang. Sehingga kegiatan magang di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kurang efektif akibat informasi mengenai kegiatan magang yang kurang jelas. Melihat adanya hal ini, kami selaku tim pelaksana PKM ingin membantu dan memberikan solusi untuk instansi terkait. Intervensi yang diberikan oleh tim pelaksana PKM adalah membuat buku panduan (guidance book) mengenai alur kegiatan magang di Kementerian Desa untuk memastikan kegiatan magang berjalan dengan baik dan teratur. Pembuatan buku panduan ini dibuat dengan wawancara dengan pihak kementerian serta kajian teori atau dengan mengumpulkan sumber yang dibutuhkan dalam menyusun buku panduan.