Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul fisika berbasis Problem Based Learning (PBL) guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi gerak lurus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), yang dibatasi pada tahap Define. Teknik pengumpulan data meliputi observasi kelas, wawancara guru, angket siswa, dan tes keterampilan berpikir kritis. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Fase F di SMA Negeri 1 Pasaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa tergolong rendah, dengan rata-rata nilai sebesar 44,97%. Selain itu, baik siswa maupun guru menyatakan perlunya bahan ajar yang interaktif dan kontekstual yang mendukung pembelajaran berbasis masalah. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan e-modul berbasis PBL diperlukan sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2025