Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) pada tema alam semesta untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta mengeksplorasi upaya sekolah dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi di TK Dewi Masyitoh 07 Umbulsari, Jember, melibatkan 20 anak kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan STEAM sudah berjalan baik, melibatkan tahap questioning, exploring and observing, serta developing skills and processes. Metode ini mendorong anak untuk berimajinasi dan berkreasi sesuai kemampuan mereka. Faktor pendukung meliputi peran orang tua yang mendukung kreativitas anak, seperti menggunakan bahan bekas untuk bermain. Namun, hambatan muncul dari kurangnya edukasi dan kesibukan orang tua, yang mengurangi efektivitas pembelajaran STEAM. Untuk mengatasi hambatan ini, sekolah melakukan parenting, sosialisasi dengan orang tua, dan guru berinisiatif menyusun buku atau sumber belajar mandiri. Dengan pendekatan ini, pembelajaran berbasis STEAM terbukti mampu meningkatkan perkembangan bahasa anak serta melibatkan sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua.
Copyrights © 2025