Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara daya ledak (explosive power) dengan performa teknis atlet taekwondo, serta mengevaluasi efektivitas berbagai metode pelatihan daya ledak melalui pendekatan Systematic Literature Review(SLR). Artikel yang dikaji diterbitkan dalam jurnal ilmiah terindeks pada periode 2021–2025 dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis dilakukan secara deskriptif dan tematik untuk menemukan pola dan perbedaan hasil antarstudi. Temuan menunjukkan bahwa metode, seperti velocity-based resistance training (VBRT), contrast training, dan high-intensity interval training (HIIT) berkontribusi dalam meningkatkan daya ledak, kelincahan, dan efektivitas tendangan atlet taekwondo. Efektivitas pelatihan dipengaruhi oleh durasi latihan, pola istirahat, dan karakteristik individu atlet. Namun, beberapa keterbatasan masih ditemukan dalam studi terdahulu, seperti durasi yang singkat, sampel kecil, dan kurangnya kontrol terhadap variabel seperti usia, pengalaman, serta kondisi fisik atlet. Daya ledak memainkan peran penting dalam menunjang performa teknis atlet, dan pelatihan eksplosif dapat menjadi strategi efektif untuk peningkatan performa. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji efek jangka panjang dan menyesuaikan metode pelatihan dengan kebutuhan spesifik atlet.
Copyrights © 2025