Kekeringan meteorologi merupakan fenomena hidrometeorologi yang sering terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang akibat variabilitas curah hujan yang tinggi dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola, tingkat keparahan, serta distribusi spasial kekeringan di DAS Welang dalam periode 2004–2023 menggunakan Metode Standardized Precipitation Index (SPI). Data curah hujan dari model CORDEX dikoreksi dengan data observasi guna meningkatkan akurasi estimasi sebelum dianalisis lebih lanjut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi koreksi bias data curah hujan, perhitungan indeks kekeringan, serta pemetaan distribusi spasial kekeringan dengan metode Inverse Distance Weighted (IDW) pada ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah DAS Welang mengalami fluktuasi tingkat kekeringan dari kategori normal hingga sangat kering, dengan kondisi paling ekstrem terjadi pada tahun 2006 yang mencapai indeks -2,16. Dengan hasil analisis ini, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi mitigasi dan adaptasi terhadap kekeringan.
Copyrights © 2025