Permasalahan ketersediaan air masih menjadi isu kritis di berbagai wilayah, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kerap dilanda kekeringan ekstrem. Bendungan Manikin dibangun sebagai upaya strategis untuk menjawab tantangan krisis air di wilayah tersebut. Salah satu komponen penting dari bendungan ini adalah pelimpah tipe morning glory, yang berfungsi sebagai sistem pengaman aliran air saat debit melampaui kapasitas normal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perilaku aliran fluida pada pelimpah morning glory Bendungan Manikin menggunakan metode perhitungan teoritis, model fisik, dan permodelan numerik berbasis perangkat lunak Autodesk Computational Fluid Dynamics (CFD). Analisis dilakukan menggunakan debit banjir rancangan Q100th, Q1000th, dan QPMF untuk mengevaluasi parameter aliran seperti tinggi muka air dan kecepatan aliran. Hasil simulasi numerik dibandingkan dengan hasil perhitungan teoritis serta data model fisik yang tersedia, untuk menilai keakuratan dan keefektifan pendekatan numerik dalam merepresentasikan kondisi aliran eksisting. Studi ini diharapkan dapat memberikan gambaran mendalam tentang karakteristik aliran pelimpah serta mendukung upaya mitigasi risiko hidrolik pada infrastruktur bendungan.
Copyrights © 2025