Peningkatan alih fungsi lahan akibat pembangunan permukiman di daerah topografi menurun seperti Perumahan Jedong Regency berpotensi menimbulkan genangan air, terutama saat musim hujan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan sistem drainase yang tidak hanya mampu mengalirkan air secara efektif, tetapi juga memperhatikan aspek konservasi air. Perencanaan ini bertujuan untuk merancang jaringan drainase berbasis konsep Low Impact Development (LID) dengan memanfaatkan fitur simulasi pada aplikasi SWMM 5.2. Jenis LID yang diterapkan meliputi sumur resapan, pemanenan air hujan, dan pemanenan air hujan terintegrasi dengan sumur resapan. Proses perencanaan dimulai dengan analisis hidrologi dan hidrolika untuk menentukan debit rencana dan dimensi saluran, dilanjutkan dengan simulasi pemodelan sistem drainase untuk menguji efektivitas konsep LID dalam mengurangi limpasan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan LID mampu mengurangi volume genangan secara signifikan dan berkontribusi terhadap pengisian kembali air tanah. Estimasi rencana anggaran biaya juga disusun untuk mendukung implementasi sistem secara menyeluruh. Oleh karena itu, metode ini bisa dijadikan pilihan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mengelola sistem drainase di area permukiman.
Copyrights © 2025