Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI-SEPTEMBER 2025

Islam dan Tradisi Ziarah Kubur  Perspektif Para Peziarah Muslim Jawa

Fitroturohmawati (Unknown)
Faridah (Unknown)
Ifa Nurhayati (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Tradisi ziarah kubur merupakan salah satu praktik keagamaan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan umat Islam di Indonesia, khususnya di kalangan masyarakat Jawa. Dalam praktik ziarah kubur di tengah masyarakat Muslim Jawa juga menuai perdebatan. Untuk itu dilakukan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk memahami makna dan dinamika praktik ziarah kubur dikalangan masyarakat muslim Jawa secara mendalam dengan berangkat dari kajian teori terkait: ziarah kubur dalam perspektif Islam, tradisi dan budaya dalam Islam (Islam Nusantara), tipologi keberagaman Muslim Jawa kajian Clifford Geertz, pandangan Nahdlatul Ulama (NU) dan perspektif sosiologi agama digunakan untuk melihat ziarah kubur bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sebagai praktik sosial yang memperkuat identitas, solidaritas, dan kohesi sosial di masyarakat. Yang dalam pembahasannya membahas tentang 1). Nilai-nilai keagamaan dan budaya yang terkandung dalam tradisi ziarah kubur tersebut Bagaimana praktik ziarah kubur dilaksanakan oleh masyarakat Muslim Jawa, 2). Apa makna dan tujuan ziarah kubur menurut perspektif para peziarah Muslim Jawa, 3). Bagaimana pandangan Islam terhadap tradisi ziarah kubur yang berkembang di kalangan masyarakat Jawa, 4) Apa saja nilai-nilai keagamaan dan budaya yang terkandung dalam tradisi ziarah kubur tersebut

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sujud

Publisher

Subject

Religion Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai ...