Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kompetensi siswa kelas VII dan juga metode yang digunakan dalam menghafal Al Qur’an di sekolah Madrasah Tsanawiyah Al Ittihadiyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi siswa dalam menghafal Al-Qur’an tergolong baik, ditunjukkan dengan capaian hafalan juz 30 sesuai target sekolah serta perhatian pada ketepatan tajwid. Metode talaqqi, tikrar, dan murojaah digunakan sebagai strategi utama, dengan dukungan evaluasi berkala dan kolaborasi antara guru serta orang tua. Faktor pendukung utama adalah motivasi internal siswa, bimbingan guru, dukungan keluarga, serta program ekstrakurikuler tahfiz. Adapun tantangan yang ditemukan meliputi kesulitan menghafal ayat panjang, menjaga hafalan dalam jangka panjang, dan perbedaan kemampuan membaca Al-Qur’an antar siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan metode menghafal yang variatif, penguatan murojaah, serta keterlibatan aktif orang tua untuk meningkatkan kualitas hafalan siswa.
Copyrights © 2025