Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ilustrasi sastra sebagai bentuk intertekstualitas visual yang aktif dalam membentuk dan menafsirkan makna teks literer. Selama ini, ilustrasi sering diposisikan sebagai pelengkap naratif atau elemen dekoratif semata. Namun, melalui pendekatan teori intertekstualitas dan semiotika visual, penelitian ini membongkar dinamika antara teks dan gambar dalam konstruksi makna sastra. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis interpretatif, studi ini menganalisis ilustrasi dalam karya sastra Indonesia dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020–2025. Hasil penelitian mengungkap empat kategori utama intertekstualitas visual: eksplisit, simbolik, konseptual, dan kontrapuntal. Ilustrasi tidak hanya menampilkan ulang narasi, tetapi juga membangun relasi teks-gambar yang kompleks, mengandung simbol ideologis, menyuarakan identitas budaya, dan bahkan menantang makna asli dari teks sastra. Ilustrator berperan sebagai co-author yang menyisipkan tafsir visual kritis dan kreatif, memperkaya wacana sastra dalam konteks budaya visual kontemporer. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya literasi visual dalam pendidikan seni dan desain, serta mendorong pengembangan kurikulum yang menjadikan ilustrasi sebagai alat pembacaan kritis dan produksi makna. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengkaji sastra, seniman ilustrasi, desainer, serta pendidik dalam memahami ilustrasi bukan hanya sebagai gambar, tetapi sebagai teks visual yang hidup, dialogis, dan ideologis.
Copyrights © 2025