Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan wisata olahraga Stand Up Paddle (SUP) sebagai daya tarik wisata olahraga di Kalimantan Selatan dengan mempertimbangkan aspek geospasial, sosial-budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap faktor pendukung dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan wisata SUP di kawasan pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata SUP, didukung oleh kekayaan alam maritim dan meningkatnya minat terhadap olahraga luar ruang pasca-pandemi. Namun, beberapa tantangan muncul, antara lain kurangnya infrastruktur pendukung, keterbatasan pelatihan instruktur bersertifikat, dan kurangnya promosi digital. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya sinergi antara komunitas lokal, pemerintah, dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem wisata olahraga yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pengembangan SUP di Kalimantan Selatan membutuhkan kebijakan yang mendukung, pelatihan instruktur yang berkualitas, serta strategi pemasaran digital yang efektif.
Copyrights © 2025